Travelling..
Wednesday, February 8th, 2006One of my hobbies..ngga tahu nyadarnya kenapa suka ama yang namanya perjalanan. Mungkin sejak kecil, ayahku selalu menyediakan waktunya untuk mengajak anak-anaknya pergi ke luar kota pada saat liburan sekolah. Kemana saja..pada saat di Pontianak, Ketapang dan Singkawang menjadi tujuan liburan..walaupun saat itu aku belum tahu apa yang harus dinikmati..maklum masih balita..Kepindahan ayahku ke Sumatera tidak mengurangi kebiasaan tersebut malah mungkin semakin parah. Tidak hanya liburan sekolah, Sabtu Minggu pun pasti tak terlewatkan ayahku untuk jalan2..entah itu memancing, ke istana, ke museum atau bahkan hanya sekedar keliling kota..well, there was no mall at all..thanks God actually..
Sumatera..banyak objek yang bisa dinikmati..di Padang misalnya ada danau Singkarak, danau Maninjau, danau di Atas, danau di Bawah, BukitTinggi dengan Jam Gadangnya, Air Terjun Lembah Anai, Ngarai Sianok, dll-nya..well ngga ada yang nandingin ciptaan-Nya khan..paling berkesan adalah Embun Pagi..menginap sehari disana serasa menginap di musim dingin..mandi pun tak ingin..bagaimana ngga..secipratan air saja bisa membuatmu gemetar sekujur tubuh..menarik nafas hmmm..segar rasanya..Entah bagaimana keadaannya kini setelah berpuluh2 tahun kutinggalkan..masihkah indah seperti dulu? Atau hilang auranya tak terpelihara..
Medan..cuman 1,5 thn di sana tetap saja ayah masih sering mengajak jalan2..yang paling kuingat adalah pada saat aku dibawanya ke danau Toba..seharusnya itu menjadi perjalanan yang menyenangkan naik perahu motor melintasi danau dan singgah ke Pulau Tuk-Tuk..tp yang ada aku malah sakit..tidak sanggup berdiri dan kerjaku hanya tiduran di pangkuan ayahku..Sepulangnya dari Toba..badanku panas tinggi..haah ternyata gejala lever hinggap di tubuhku. Benar2 pengalaman yang aneh..Tapi itu tak mengurangi rasa ingin tahuku akan jalan2..Setiap kali liburan tetap saja jalan2 merupakan agenda wajib keluargaku..
Kemudian setelah itu Madiun menjadi tujuan tugas ayah berikutnya..well anak2nya semakin besar dan punya kepentingan sendiri2..untuk jalan2 rasanya menjadi hal yang sangat berharga..apalagi kakakku sdh mulai kuliah dan bersekolah di lain kota..semakin jaranglah jalan2 dilakukan..paling kuingat hanya jalan2 ke Jogja..Candi Borobudur..itupun dengan pasukan tidak lengkap…
Tapi untunglah Madiun hanya sebentar saja, dan Malang menjadi tempat tinggal kami seterusnya..kegilaanku akan jalan-jalan semakin parah..bayangkan saja aku dan my gals bisa dengan gila memutuskan untuk jalan2 ke Payung, Selorejo, Cangar, Wajak, Mojokerto dengan naik motor (murah meriah)..kebayang ngga motor mogok di jalan karena ngga bisa "ngangkat" di ketinggian..belum lagi ngangkut motor (ini benar-benar dilakukan pake tangan) ber’8 hanya karena pengen liat air terjun "kecil"..kemudian maen di sungai dan keplok tangan pada saat liat salah satu teman jatuh ke sungai…hahaha. Atau sembunyi2 di masjid karena takut kepergok sama temen kuliah..tetep ajah besok dapet kultum darinya..anak perempuan harusnya ngga pergi terlalu jauh..(masak iyah sih Dy..dia ngomong kayak gitu??)..haaa..Atau pd saat temanku kangen sama gebetannya, dia langsung menyeret aku untuk sekedar jalan-jalan ke desa gebetannya..naek motor tentunya..haaahh..perjalanan yang aneh dan menyenangkan..Well beprgian dengan orangtua sudah sulit dilakukan..bolehkan inisiatif pergi sendiri…hehehe..Liburan kuliah adalah hal yang paling ditunggu-tunggu, adventures would begin..maen ke desa-desa teman-temanku, naek gunung Panderman dan Bromo..aahhh..I miss all that things..
Yang paling mengasyikkan adalah pada saat ayahku ditugaskan di Denpasar, pucuk dicinta ulam tiba..meskipun ayah dan ibu meninggalkan kami untuk fokus sekolah di Malang, tetap saja liburan berangkat sendiri dengan naik bus malam ke Bali..Kupikir Bali adalah kawasan yang begitu indah, well banyak turis yang melancong kesana khan kata koran2..tapi bagiku tidak begitu indah..jalanannya terlalu sumpek dan gelap..terlalu banyak hal mistis yang tidak kusukai..Biar bagaimanapun bentuknya itu..aku menyukainya karena pada saat itulah keluargaku bersama jalan-jalan kembali setelah sekian lama disibukkan oleh kegiatan masing2 orang. Begudul, Tanah Lot, Ubud, Uluwatu, Nusa Dua..adalah kenangan yang tak terlupakan. Sekali-kalinya naik JetSki di Nusa Dua..ngga terulang lagi sampai sekarang..
Mungkin beranjak dari situlah aku selalu bercita-cita jika aku bekerja nantinya, aku harus bisa jalan-jalan ke manapun yang aku mau..especially to abroad..Well dreams came true, meskipun dengan dalih training, tetap saja jalan-jalan tetap bisa dilakukan di sela-sela waktu luang. Munchen, Mulhouse, Paris, Singapore, KualaLumpur, Shenzhen, Melbourne, Sydney, Brisbane lumayan udh pernah di sambangi. Belum lagi kalo dinas ke luar kota, Medan (aku hampir tidak ingat lagi bagaimana wajahnya dulu), Makasar, Balikpapan, Bandung, Semarang, Palembang…how lucky I am…Atau kalau ada family gathering, entah itu menginap, tembak2an atau rafting..pokoknya jalan2 khan..
Meskipun dengan segala kerepotannya, bagasi yang full dan overweight, kendala bahasa yang menyedihkan, ketidakcocokan dengan makanan asli daerah yang di tuju, belum lagi perbedaan waktu dan cuaca, transportasi yang harus dimengerti benar-benar kalo tidak ingin tersesat (well, it happened to me many times.:))..I always love travelling..not maniak..tapi paling tidak aku menikmati setiap momen-nya..Momen yang mungkin hanya terjadi sekali seumur hidupku..
Right now, bener-bener aku pengen liburan lagi..dan travelling, let’s go babe..tabungan udh cukup, tinggal nunggu saat yang tepat and no matter where it will be..Cobalah..rasakan dan nikmati segala kerepotannya..and swear deh, you will enjoy it again and again…
-lagipengenjalanjalan-